Sangat Khidmat, 40 Siswa MTsN 2 Purworejo Ikuti Khataman Tahfiz dan Imtihan Tasmi’


PURWOREJO – Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 2 Purworejo sukses menggelar rangkaian kegiatan Khataman Tahfiz Al-Qur’an. Acara yang diselenggarakan oleh Tim Keagamaan MTsN 2 Purworejo ini berlangsung dengan sangat khidmat di Aula Madrasah, dimulai sejak Rabu, 20 Mei 2026.

Rangkaian kegiatan sakral ini diawali dengan sesi Imtihan Tasmi’, sebuah ujian memperdengarkan hafalan Al-Qur’an sekali duduk di hadapan para penguji dan audiens. Kegiatan ini menjadi momentum krusial bagi para santri untuk menguji kelancaran dan kualitas hafalan mereka sebelum dinyatakan lulus prosesi khataman.

Dominasi Peserta Putri
Pada tahun ini, tercatat sebanyak 40 siswa berhasil mencapai tahap khataman. Uniknya, komposisi peserta tahun ini didominasi oleh siswi putri. Dari total 40 peserta, terdapat 2 siswa putra dan 38 siswi putri yang menunjukkan dedikasi luar biasa dalam menjaga kalamullah.

Acara dibuka secara resmi oleh Kepala MTsN 2 Purworejo. Dalam sambutannya, Kepala Madrasah menyampaikan rasa bangga dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada para peserta, guru pembimbing, serta orang tua siswa.

“Hafalan Al-Qur’an bukan sekadar prestasi akademik, melainkan investasi akhirat dan pembentuk karakter mulia. Semoga para siswa yang dikhatamkan hari ini tetap istikamah menjaga hafalannya dan menjadi syiar Islam di tengah masyarakat,” ujarnya saat membuka acara.

Sinergi dan Kolaborasi Sukses
Kelancaran agenda besar ini tidak lepas dari kerja sama yang solid di internal madrasah. Rangkaian acara yang diinisiasi oleh Tim Keagamaan MTsN 2 Purworejo ini didukung penuh dan dibantu secara teknis oleh Tim Kesiswaan serta pengurus Organisasi Siswa Intra Madrasah (OSIM).

Kolaborasi ini memastikan seluruh tahapan acara, mulai dari persiapan tempat di Aula Madrasah, pelaksanaan tasmi’, hingga puncak prosesi khataman berjalan tertib, lancar, dan penuh haru.

Dengan terlaksananya kegiatan ini, MTsN 2 Purworejo kembali menegaskan komitmennya sebagai lembaga pendidikan yang tidak hanya unggul dalam bidang sains dan teknologi, tetapi juga kokoh dalam mencetak generasi emas yang berakhlakul karimah dan cinta Al-Qur’an. (Red)